Tas ransel kulit

Cara Mengatsi Jamur Pada Tas

Tips Tas Mengenai Jamur

Kami memanglah tidak menyediakan tas berbahan kulit, karena tas dari bahan kulit tidak menutup kemungkinan berharga cukup mahal. Tapi kalau kamu punya tas dengan bahan kulit, Toko Tas Murah ada tips untuk memeliharanya. Kadang-kadang nongol bercak putih karena tas ditaruh lama pada tempat yang lembab. Oleh Karena itu agar tas berbahan kulit kamu tetap awet dan berkesan baru, ada sejumlah tips yang ada kemungkinan sista lakukan:

1. Pastikan agar tas kulit asli sista terhindarkan dari sinaran sinar matahari dalam periode lama. Sinar matahari langsung bisa membuat rusak permukaan kulit (pecah-pecah). Kalau tas kulit asli Anda kena air, keringkan menggunakan lap kering dan tidak kasar.

2. Jamur bisa tumbuh di tas dengan bahan kulit dan membuat munculnya bercak putih pada permukaan tas. Pakailah kain lap lembut untuk membersihkannya. Bila jamur itu melengket di bagian dalam tas, segeralah bersihkan dulu dengan sikat yang tidak kasar lalu bersihkanlah sekali lagi dengan kain lap. sista juga bisa memakai sabun khusus untuk bahan kulit atau seringkali disebut saddle soap yang mampu didapatkan di mall. Usap tas pelan-pelan dengan memakai kain tidak kasar.

3. tas berbahan kulit jangan diletakkan berdekatan apalagi sampai melekat dengan tas yang berbahan dari plastik. Waspada ya, sis. Bahan pencelup warna pada kulit mampu diserap oleh tas plastik. Akhirnya tas kulit Anda bisa bernoda persis kayak terkena jamur.

4. Umpamanya tidak dipake, simpanlah tas dalam kantung tas. Tapi kalo tas tidak digunakan lagi dalam tempo yang relatif lama, sekali-sekali tas baiknya dikeluarin dari kantung tas.

5. Jika Anda nyimpan tas lemari, letakkan bahan anti lembab seperti kamper atau gel silikon dalam tas dengan bahan kulit Anda agar tidak jamuran.

Tips Merawat Tas

Berikut kami berikan tips merawat tas kesayangan anda..

Pertama yang harus Anda lakukan adalah menyimpan tas di dalam kain flanel atau plastik. Hal ini untuk menjaga warna dan bahan dari tas agar tidak mudah rusak. Untuk tas berbahan keras, sebaiknya selalu disimpan ke dalam kotaknya.
Kedua, saat sedang tidak dipakai, isi tas dengan kertas pengisi agar tas Anda tidak berubah bentuk. Sebaiknya jangan menggunakan kertas koran karena akan melunturi warna tas. Gunakan kertas roti atau plastik sebagai penggantinya.
Ketiga, apabila tas Anda memiliki detail atau aksesoris seperti kristal atau bebatuan, sebaiknya dibungkus dengan bubble wrap (plastik dengan gelembung) sebelum dimasukan kedalam kotak. Hal ini agar aksesoris tersebut terhindar dari benturan atau tertekan benda lain.
Keempat, yang harus Anda lakukan saat tas Anda terkena noda adalah, membersihkannya dengan lap kering agar noda tidak menyerap pada material tas. Jika noda sulit hilang, jangan coba bereksperimen. Segeralah bawa ke tempat reparasi tas yang sudah profesional.
Kelima adalah jangan buang silica gel yang biasa Anda dapatkan saat membeli tas.Silica gel dapat menjaga kelembapan tas dan tidak mudah berjamur. Simpan selalu silica gel di dalam tas Anda.
Keenam, keluarkan tas secara berkala agar mendapatkan udara segar sehingga terhindar dari jamur dan bau apek. Keluarkan minimal seminggu sekali dan angin-anginkan. Jauhkan tas dari paparan sinar matahari langsung ataupun cahaya lampu agar warna tidak pudar.

TAMBAHAN:

Simpan tas dalam kantung berbahan kain, lalu digantung. Tas sebaiknya tidak dilipat agar tidak mengubah bentuknya.
Jangan pernah menumpuk tas kulit, baik dengan tas yang lain, atau dengan benda lainnya.
Jaga agar tas kulit Anda tidak pernah terkena air dan minyak, karena air dan minyak dapat merusak kulit. Jika sudah terlanjur terkena air, gantung tas agar terkena angin dan kering dengan sendirinya, atau bisa dilap dengan lap kering (jangan digosok).
Cara membersihkan tas kulit cukup dengan sikat yang biasa Anda gunakan untuk menyikat sepatu, lalu bersihkan bagian tas yang kotor dengan perlahan

Tips Merawat Tas Kulit Wanita

Seperti yang kita ketahui bahwa tas kulit wanita saat ini sedang trendy dikalangan masyarakat perkotaan. Kebanyakan wanita ingin selalu elegan dan menyempurnakan penampilan mereka dengan menambahkan berbagai aksesoris baik yang melekat dibatam maupun dibawa.

Berbagai macam keceriaan warna bisa anda jumpai di butik butik tas, dan akan anda jumpai beragam tas kulit yang sedang menjadi tren bagi wanita aktif dan fashionable. Namun, banyak orang beranggapan bahwa merawat tas kulit cukup membutuhkan ketelatenan dan ribet, benarkah seperti itu? Baca dengan seksama artikel merawat tas kulit wanita, agar koleksi Anda senantiasa indah, bersih, siap pakai kapan saja dan enak dipandang mata.

Mencuci Tas Kulit Wanita Mencuci tas kulit bisa dikatakan sebagai salah satu cara merawat tas wanita yang paling sulit, banyak sekali langkah agar tas anda tidak rusak saat dicuci, misalnya:

  1.     Tidak boleh menggunakan air panas
  2.     Tidak boleh memakai detergen
  3.     Tidak boleh menggunakan sikat pakaian
  4.     Dan tidak boleh terkena panas sinar matahari secara langsung

Ikuti tips mencuci Tas Kulit Wanita dibawah ini agar koleksi anda tetap awet:

  •     Siapkan sabun mandi dan air hangat, kemudian campur bahan tersebut di sebuah ember plastik. Disamping itu, siapkan pula satu ember lain berisi air hangat
  •     Pastikan bahwa anda telah mengeluarkan semua isi barang di dalam tas, berikut dengan kain pengaman sehingga debu yang tertinggal di dalam tas wanita anda ikut keluar.
  •     Pergunakan tangan untuk mengolesi tas dengan air sabun diatas, kemudian gosok lembut dengan sikat gigi anak-anak atau menggunakan sikat gigi dengan bulu yang amat lembut.
  •     Bilas 3-4 kali dengan air hangat, dan bilasan terakhir dengan air dingin.
  •     Segera angin-anginkan di tempat yang teduh, jangan sampai terkena sinar matahari secara langsung.
  •     Setelah tas tersebut kering, segera olesi dengan lotion handbody yang kaya akan moisturizer dan air.

Semoga tips merawat tas kulit wanita diatas berguna bagi anda.

Tips Membersihkan Tas Kulit

Beberapa Langkah Untuk Membersihkan Tas Kulit Asli
1. Jaga supaya tas dengan bahan kulit kamu terhindarkan dari sinaran sinar matahari dalam tenggang waktu lama. Cahaya matahari langsung bisa merusak permukaan bahan kulit (pecah-pecah). Kalau tas kulit asli kamu terciprat air, keringkan menggunakan lap kering dan halus.

2. Jamur tidak menutup kemungkinan tumbuh di tas dengan bahan kulit dan membuat munculnya bercak putih pada permukaan tas. Gunakanlah kain lap tidak kasar untuk menhilangkannya. Jikalau jamur itu hidup di daerah dalam tas, bersihkanlah segera dulu dengan sikat lembut lalu bersihkan sekali lagi menggunakan lap. Anda juga bisa saja menggunakan sabun khusus untuk bahan kulit atau biasa disebut saddle soap yang dapat didapatkan di supermarket. Usap tas dengan hati-hati dengan menggunakan kain lembut.

3. tas berbahan kulit jangan disimpan berdekatan apalagi sampai melekat sama tas yang berbahan dari plastik. Jangan teledor ya, sis. Pewarna pada kulit dapat diserap oleh tas plastik. Akhirnya tas kulit Anda bisa ada noda persis kayak terkena jamur.

4. Kalo tidak digunakan, simpan aja tas dalam dust bag. Tapi apabila tas ga digunakan lagi dalam tempo yang lama, sekali-kali tas sebaiknya dikeluarin dari dust bag.

5. Jika Anda menyimpan tas di lemari, letakkanlah bahan anti lembab seperti kapur barus atau silica gel dalam tas kulit kita agar tidak jamuran.

Tips Tas Anti Jamur

Seringkali nongol bercak putih karena tas ditaruh dalam waktu lama pada tempat yang lembab. Oleh Karena itu supaya tas kulit kita tetap tahan lama dan kelihatan baru, ada beberapa tips yang ada kemungkinan kamu lakukan:

1. Pastikan supaya tas berbahan kulit kita terhindar dari sinaran cahaya matahari dalam tenggang waktu lama. Sinar matahari langsung bisa merusak permukaan kulit (retak-retak). Kalau tas kulit kita terciprat air, keringkan menggunakan lap yang tidak basah dan tidak kasar.

2. Jamur kemungkinan besar berkembang di tas berbahan kulit dan membuat timbulnya noda putih pada bahan tas. Gunakan kain lap lembut untuk membersihkannya. Kalau jamur itu melekat di daerah dalam tas, segeralah bersihkan lebih dulu memakai sikat lembut kemudian bersihkan sekali lagi dengan memakai lap. Anda juga bisa menggunakan sabun khusus untuk bahan kulit atau sering dikenal dengan nama saddle soap yang dapat dibeli di mall. Gosoklah tas secara perlahan dengan memakai kain tidak kasar.

3. tas kulit jangan disimpan berdekatan apalagi sampai nempel sama tas yang terbuat dari plastik. Hati-hati ya, sis. Bahan pencelup warna pada kulit dapat terserap oleh tas plastik. Akhirnya tas kulit asli kita akan ada noda persis kayak terkena jamur.

4. Umpamanya tidak dipake, simpanlah tas dalam kantung tas. Tapi apabila tas ga digunakan lagi dalam waktu yang relatif lama, sekali-sekali tas sebaiknya dikeluarin dari dust bag.

5. Jika Anda nyimpan tas dalam lemari, simpanlah zat anti lembab misalnya kamper atau silica gel dalam tas kulit Anda agar tidak jamuran.

Panduan Memilih dan Merawat Tas Kulit

Banyak sekali jumlah tas yang beredar saat ini, dari ukuran yang kecl hingga yang besar, dari yang murah hingga yang mahal, dari yang lucu hingga elegan, bahkan dari kain sampai ke kulit.hhe So dari sekian banyak jenis dan ragam dari sebuah tas, kali ini Modecantik.com sedikit memberikan sebuah panduan mengenai tas kulit.

Tas kulit asli, terutama tas yang terbuat dari kulit  reptil seperti ular, biawak, dan buaya, biasanya dijual dengan harga yang mahal. Tetapi Anda perlu berhati-hati dalam memilihnya, karena harga yang mahal belum tentu menjamin tas tersebut legal.

Tas kulit yang legal adalah tas kulit yang memiliki logo “CITES” di bagian belakang merek tas. CITES (The Convention on Internasional Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) adalah sebuah perjanjian internasional antar pemerintah. Tujuannya ialah untuk memastikan bahwa perdagangan internasional spesimen satwa liar dan tumbuhan tidak mengancam kelangsungan hidup mereka.

Dengan sertifikasi tersebut berarti produsen tas telah mendapat izin secara resmi dari pemerintah untuk memproduksi tas dari kulit asli. Penggunaan bahan kulit ini dianggap tidak melanggar aturan mengenai bahan baku yang ramah lingkungan, sehubungan dengan reptil (atau binatang lain) yang kulitnya digunakan untuk bahan baku tas tersebut. Tetapi perlu di ketahui tidak semua pengusaha tas kulit memiliki izin resmi dari pemerintah.

Oleh Sebab itu, pengetahuan mengenai legal-tidaknya pembuatan tas bisa Anda jadikan pegangan untuk memilih tas kulit yang berkualitas. Selain mengecek sertifikasi CITES, Anda juga bisa memilih tas kulit dari aromanya.

Jika tas kulit memiliki bau amis, sudah pasti proses penyamakannya kurang sempurna. Itu berarti produknya kurang berkualitas.

Tas kulit yang terbuat dari kulit reptil juga perlu dirawat agar lebih tahan lama. berikut beberapa tips merawat tas kulit:

1. Simpan tas dalam kantung berbahan kain, lalu digantung. Tas sebaiknya tidak dilipat agar tidak mengubah bentuknya.
2. Jangan pernah menumpuk tas kulit, baik dengan tas yang lain, atau dengan benda lainnya.
3. Jaga agar tas kulit Anda tidak pernah terkena air dan minyak, karena air dan minyak dapat merusak kulit. Jika sudah terlanjur terkena air, gantung tas agar terkena angin dan kering dengan sendirinya, atau bisa dilap dengan lap kering (jangan digosok).
4. Cara membersihkan tas kulit cukup dengan sikat yang biasa Anda gunakan untuk menyikat sepatu, lalu bersihkan bagian tas yang kotor dengan perlahan.

Tips Memilih dan Merawat Dompet Kulit Pria

Perkembangan model dompet kulit pria dengan beragam pilihan merek dan kualitas dompet kini semakin pesat di Indonesia, seiring dengan tumbuh dan berkembang sentra-sentra industri kerajinan kulit seperti di daerah Bandung – Jawa Barat dan Magetan di Jawa Timur.

Ada baiknya sebelum membeli dan memilih dompet kulit, beberapa hal berikut ini perlu Anda pertimbangkan :

Belilah dompet kulit pria dengan kualitas dan model dompet yang sesuai dengan karakter Anda. Karakter biasanya diwakili dengan warna. Jika Anda memiliki karakter yang tegas, tentu tepat jika Anda membeli dompet kulit yang berwarna gelap seperti coklat tua atau hitam.
Jangan tergoda oleh merek dompet kulit pria, sebaiknya Anda fokus saja pada kualitas dompet dan kebutuhan Anda. Jika Anda termasuk lelaki yang sibuk, pilihlah dompet kulit yang bisa menampung beberapa kebutuhan Anda, seperti saku-saku untuk menyimpan berbagai kartu atm, kartu kredit, kartu identitas dan lainnya.
Dompet kulit pria yang mahal belum tentu kualitas dompet tersebut bagus, oleh sebab itu pemahaman Anda tentang dompet kulit akan banyak membantu Anda untuk menentukan pilihan dompet pria berbahan kulit yang bagaimana yang menjadi pilihan Anda.

Cara Merawat Dompet

Dompet pria memiliki kualitas rata-rata kuat dan fungsional, namun bila Anda tidak bisa merawatnya, maka kualitas dompet yang baik sekali pun tidak akan bertahan lama. Ada beberapa cara praktis untuk merawat dompet kulit pria. Berikut ini adalah cara merawat dompet pria yang terbuat dari kulit :

Usahakan sebisa mungkin jauhkan dompet dari air, sebab dompet kulit itu rentan terhadap air, lebih dari itu warna kulit pun akan memudar jika terkena air.
Dompet kulit sebaiknya tidak disimpan di saku belakang, sebab selain akan merusak presisi dan bentuk dari dompet tersebut, juga tidak baik untuk tulang belakang Anda. Dompet kulit pria memang terlihat bagus jika disimpan di saku belakang.
Ukuran dompet pria biasanya tipis, oleh sebab itu jangan biasakan menyimpan uang dalam jumlah banyak dalam dompet. Hal ini tentu dilakukan supaya kualitas dompet pria tersebut selalu terjaga dan awet.
Jika dompet kulit atau bahan kulit lainnya terkena noda, sebaiknya jangan menggunakan air atau penghilang noda, kecuali memang disarankan oleh produsennya. Jika ingin mencoba membersihkan noda dengan air atau penghilang noda, ujilah terlebih dahulu daya tahan kulit di bagian yang tidak terlalu tampak. Lihat reaksi apa yang ditimbulkan ketika air atau pembersih noda mengenai bahan kulit itu. Anda bisa juga membersihkan dengan dibawa ke toko khusus yang menyediakan jasa untuk itu. Namun, langkah ini hanya boleh dilakukan tiap tiga hingga empat tahun sekali karena proses ini bisa membuat lapisan minyak pada kulit terkelupas.
Apabila suatu ketika Anda menemui barang berbahan kulit kesayangan Anda berkerut seperti dompet kulit maupun jaket kulit tidak usah khawatir, karena nantinya ia akan kembali lagi seperti sediakala. Tapi jika Anda ingin merapihkannya dengan setrika, boleh-boleh saja. Caranya pasang setrika dengan setelan rayon dan gunakan kertas cokelat untuk melapisi sekaligus menekan bagian yang akan disetrika.
Apabila suatu ketika dompet kulit Anda yang tidak terpakai ingin Anda simpan untuk suatu saat nanti ingin dipakai kembali, isilah dompet kulit Anda dengan kertas agar bentuknya tidak berubah. Ingat, jangan pernah menyimpan barang berbahan kulit di dalam kantung plastik atau bahan kedap udara lainnya yang bisa membuat kulit menjadi kering. Pastikan Anda menyimpannya di tempat yang cukup ventilasi, teduh, gelap, tidak terlalu lembab dan tidak terlalu kering.

Memilih Tas Kulit Asli

Tips Memilih dan Merawat Tas Kulit

Tas kulit yang legal adalah yang memiliki logo “CITES” di bagian belakang merek tas. CITES (The Convention on Internasional Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) adalah sebuah perjanjian internasional antar pemerintah. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa perdagangan internasional spesimen satwa liar dan tumbuhan tidak mengancam kelangsungan hidup mereka.

Dengan sertifikasi tersebut artinya produsen tas telah mendapat izin resmi dari pemerintah untuk memproduksi tas dari kulit asli. Penggunaan bahan kulit ini dianggap tidak melanggar aturan mengenai bahan baku yang ramah lingkungan, sehubungan dengan reptil (atau binatang lain) yang kulitnya digunakan untuk bahan baku tas tersebut. Tidak semua pengusaha tas kulit memiliki izin resmi dari pemerintah.

Oleh karena itu, pengetahuan mengenai legal-tidaknya pembuatan tas bisa Anda jadikan pegangan untuk memilih tas kulit yang berkualitas. Selain mengecek sertifikasi CITES, Anda juga bisa memilih tas kulit dari aromanya.

“Jika tas kulit berbau amis, sudah pasti proses penyamakannya kurang sempurna. Itu berarti produknya kurang berkualitas,” ujar Anto Suroto, pemilik Scano Exotic Indonesia, salah satu produsen tas kulit lokal yang banyak menggunakan kulit reptil sebagai bahan baku.

Tas kulit yang terbuat dari kulit reptil juga perlu dirawat agar lebih tahan lama. Anto memberikan beberapa tips merawat tas kulit:

1. Simpan tas dalam kantung berbahan kain, lalu digantung. Tas sebaiknya tidak dilipat agar tidak mengubah bentuknya.
2. Jangan pernah menumpuk tas kulit, baik dengan tas yang lain, atau dengan benda lainnya.
3. Jaga agar tas kulit Anda tidak pernah terkena air dan minyak, karena air dan minyak dapat merusak kulit. Jika sudah terlanjur terkena air, gantung tas agar terkena angin dan kering dengan sendirinya, atau bisa dilap dengan lap kering (jangan digosok).
4. Cara membersihkan tas kulit cukup dengan sikat yang biasa Anda gunakan untuk menyikat sepatu, lalu bersihkan bagian tas yang kotor dengan perlahan.

Cara Sederhana Merawat Tas Kulit

Merawat tas kulitTas kulit sangat diminati oleh kaum hawa. Selain bentuknya elegan juga gampang di bersihkan. Cukup dilap dengan kapas, maka air yang menempel di tas dapat hilang. Tapi seringnya anda memakai dapat mengakibatkan pudarnya warna tas kulit anda.

Merawat dengan teratur dapat memperpanjang usia tas kulit anda. Berikut langkah-langkah sederhana merawat tas kulit:

1.    Menjauhkan dari sinar matahari secara langsung dalam waktu yang lama
2.    Jauhkan dari minyak dan air
3.    Anda dapat menggunakan krim lotion untuk memberikan kelembaban
4.    Hindari dari pemakaian produk pembersih yang beralkohol
5.    Jika tidak dipakai dalam jangka waktu lama, simpan ke dalam tas penyimpanan yang telah di sediakan
6.    Penyimpanan tas kulit dalam kemasan plastik tidak dianjurkan karena hal ini dapat menyebabkan perubahan warna kulit.

Cara Merawat Dan Memilih Tas Kulit

Cara Merawat & Memilih Sepatu atau Tas Kulit

MEMILIH sepatu yang salah akan mengubah penampilan. Karena itu, pilihlah sepatu sesuai keperluan dan selera Anda. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan penampilan yang optimal.

Berikut beberapa tip memilih sepatu.

- Jenis Sepatu yang hendak dibeli meliputi bentuk, tinggi hak dan sebagainya perlu diperhatikan.
Mengetahui jenis sepatu atau merek yang paling ideal dengan kaki.

- Cobalah sepatu dengan memerhatikan ukuran kaki dimana saat siang hari menjadi besar sehingga waktu itulah yang tepat untuk membeli sepatu yaitu untuk menghindari kesempitan.

- Sebelum membeli, cobalah berjalan di lantai. Sebaiknya mencari tempat yang lantainya yang keras.

Inilah yang penting, yaitu tidak terlalu memikirkan pendapat orang lain. Selama nyaman, Anda bebas menentukan pilihan.

- Setelah membeli, yang tidak kalah pentingnya untuk Anda lakukan adalah merawat sepatu. Dulu, sepatu berfungsi sebagai alas dan pelindung kaki. Namun seiring dengan perkembangan mode, sepatu telah menjadi bagian dari alat ekspresi diri dan status.

Semua orang, baik tua maupun muda, laki-laki atau perempuan, menggunakan sepatu tidak hanya sebagai fungsinya. Sepatu yang baik, selain bentuk dan nyaman saat dikenakan, harus sesuai dengan trend fashion yang sedang berkembang. Bahkan, banyak orang yang menjadikan sepatu sebagai koleksi pribadi.

- Satu lagi, agar sepatu tidak cepat terlihat usang dan kotor, diperlukan perawatan. Berikut beberapa cara perawatan yang dapat Anda lakukan untuk koleksi sepatu Anda.

- Bersihkan Sepatu dengan sikat sepatu yang lembut dan kering setelah selesai digunakan untuk mengnhilangkan debu. Setelah bersih, simpan ditempat yang kering.

- Bersihkan dengan air apabila kena noda sesegera mungkin. Sepatu boleh dicuci dengan sabun lembut. Sikat yang lembut dan halus, pakai sabun dan air bila diperlukan tetapi tidak mengandung pemutih. Itu dilakukan agar warna serta gambar tidak pudar dan tahan lama.

- Kemudian, aksesori seperti tas menjadi pelengkap yang pas untuk dimatchingkan dengan sepatu yang Anda kenakan.

Memilih tas bukanlah pekerjaan yang mudah. Banyaknya tas yang dijual dipasaran dengan beragam model dan ukuran membuat bingung dalam memilih mana yang sesuai.

Inilah beberapa tip untuk mengurangi kebingungan dan tas yang dipilih nyaman dipakainya.

- Hadapkan tas pada cermin. Tujuannya, mengetahui tas tersebut cocok atau tidak dengan tubuh atau kepribadian.

Sesuaikan bentuk dan proporsi. Bentuk tas haruslah kebalikan dari bentuk tubuh, tas berstruktur cocok untuk orang bertubuh gemuk, sementara tas yang lebih simpel lebih cocok untuk si kurus. Tas kecil akan membuat si tubuh gemuk terlihat lebih gemuk, sementara tas besar akan membuat si kecil terlihat ‘tenggelam’.

- Perhatikan penempatan. Tas bahu bertali yang jatuh di bagian paling besar dari tubuh Anda akan membuat bagian itu terlihat semakin besar.

Pemilik dada besar sebaiknya memilih tas yang jatuh di bawah pinggang. Sementara yang berpinggul besar cocok sekali dengan tas yang jatuh di bawah ketiak. Tubuh kecil pas sekali dengan tas bertali pendek. Sebab, tas bertali panjang akan membuatnya terlihat kedodoran.

- Kenyamanan dan kekuatan. Kalau biasa membawa banyak barang ke kantor, tas bahu akan membuat leher terasa sakit. Lebih baik pilih tas tangan untuk tugas berat ini. Kalau talinya terbuat dari bahan kaku atau memiliki tepian yang keras tentunya akan menyakiti kulit.

- Untuk menguji berkaitan dengan kekuatan, coba masukkan tas dengan beban yang biasa ada di tas lama, lalu bawa tas itu apakah cukupkah atau terlalu berat? Banyak tas dibuat dengan bahan yang berat sehingga membuat tas itu sendiri semakin berat bahkan sebelum diisi.

Dengan memasukkan benda ke tas tersebut kita jadi tahu apakah total beban keseluruhan masih dapat tanggung  atau tidak. Selain itu, juga bisa kembali ke wujud semula setelah dimasuki banyak barang. Tas yang dipakai sehari-hari sebaiknya memiliki daya tahan kuat seperti kanvas atau kulit.

- Keamanan. Tas tanpa penutup memberikan ruang lebih luas dan lebih mempermudah Anda untuk mengambil barang. Namun negatifnya tas seperti ini kurang aman. Cek apakah ada kompartemen untuk menyimpan barang dengan aman di dalam tas. Kalau tidak, sebaiknya Anda menaruh tas kecil di dalam tas tersebut agar lebih aman.

- Kecocokan dan warna. Cocokkan tas dengan event yang Anda hadiri. Jangan pakai tas kasual ke acara resmi atau sebaliknya. Berikan total look yang maksimal! Warna yang pas dengan kebutuhan yaitu warna cerah akan membantu untuk mengalihkan fokus orang dari kekurangan tubuh Anda.

- Setelah mendapatkan tas yang sesuai dengan pilihan Anda, jangan lupa untuk melakukan perawatan. Terutama tas berbahan kulit, pilihlah perawatan khusus yang dapat menjaga tekstur kulit tetap bagus dan bebas jamur.

- Merawat tas kulit antara lain menghindari atau  membersihkan tas dari jamur yang disebabkan udara lembap. Coba kasih silica gel (cari di apotek) saja di dalam Tas Impor dan sepatu supaya tidak jamuran.

- Kalau yang berjamur di bagian dalam coba bersihkan pakai sikat halus baru kemudian lap dengan lap yang kering. Jangan lupa sekali yang jarang dipakai dan disimpan dilemari diangin-anginkan supaya tidak lembap dan jamuran.

- Pakai silica gel memang efektif bisa juga ditambah dengan pemakaian produk anti lembab yang bisa ditaruh di dalam lemari yang banyak dijual seperti Bagus dan sebagainya.

Produk ini gunanya untuk menyerap lembap di dalam lemari, di club store kayanya ada beberapa merek yang jual termasuk yang dari luar. Apalagi musim hujan pasti udaranya suka lembap.

- Jangan memaksakan memasukkan benda yang terlalu banyak ke dalam tas. Selain bisa merusak ritsleting, bentuk tas juga bisa berubah.